a collection of thoughts by reno nismara

“It’s an orgasmic world” -Reno Nismara-

Angan yang Terkronologi

with 15 comments

Bukan maksud untuk merendahkan bahasa dari sebuah bangsa, tulisan saya yang sebelum-sebelumnya selalu meggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, bahkan bahasa satu-satunya. Saya melakukan hal itu agar tulisan-tulisan saya bisa dibaca oleh semua orang di belahan bumi mana pun dan agar mereka-mereka yang membaca di kejauhan itu bisa meninggalkan komentar dan nasehat utuk saya. Kenapa bahasa Inggris dan bukan bahasa Cina atau Prancis atau bahkan Sunda? Jelas karena itu adalah bahasa yang sangat universal, dan karena saya hanya bisa menguasai bahasa itu selain bahasa Indonesia tentunya.

Mengapa kali ini saya menggunakan bahasa Indonesia di tulisan saya ini?

Karena saya ingin membuktikan bahwa bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang sangat indah dan juga bisa untuk dijadikan media seni, dalam hal ini sastra. Mungkin yang saya tulis dalam tulisan ini tak ada hubungannya dengan sastra, namun saya akan berusaha untuk membuat tulisan berbahasa Indonesia saya ini menjadi terdengar indah, terbaca indah, atau mungkin hanya sekedar terlihat indah. Saya juga ingin membuktikan bahwa saya masih mencintai bahasa Indonesia dan masih menggunakannya dengan rasa kebanggaan yang teramat sangat.

Cukup dengan intermezzonya, mari saya mulai tulisan saya yang satu ini dengan menjelaskan mengapa saya menulis dengan tema seperti ini. Apa temanya? Angan, cita-cita, keinginan atau apapun kata-kata yang bersinonim dengan hal itu. Ya, saya ingin membicarakan angan saya secara kronologis. Angan yang sangat saya ingin lakukan dalam waktu dekat ini atau bahkan dalam waktu yang masih sangat lama. Dan ini bukan sekedar angan yang sering kita bicarakan ketika kita kecil, ketika kita ingin menjadi ABRI, dokter, atau bahkan pahlawan dengan kekuatan super. Angan yang saya ingin bicarakan di sini adalah sesuatu yang lebih realistis dan lebih terspesifikasi. Ingat, angan yang saya bicarakan di sini adalah angan saya sendiri. Jangan dijadikan acuan yang terlalu berlebihan. Jadikan ini hanya sekedar sebagai hiburan dan referensi.

Biarkan saya memulai angan saya yang terkronologi ini…

1. Lulus kuliah dalam waktu dekat ini tanpa ada mata pelajaran yang mengulang. Klise memang, namun sangat penting. Lagipula, saya sudah sangat jenuh dengan kehidupan perkuliahan, seperti tugas yang menumpuk, ujian yang sangat menyusahkan, dan pengumuman nilai yang sangat menegangkan.

2. S2 di bidang bisnis hiburan, entah itu film, televisi, musik, atau apa pun juga yang masih berkelut di dunia hiburan. Mengapa? Karena menurut saya sendiri, bidang itulah yang sangat saya kuasai dan saya sukai. Sangat banyak orang yang berkata bahwa kerja di bidang yang disukai adalah sangat nikmat dan akan sangat puas jika kita sukses di bidang yang disukai tersebut. Menurut saya tidak telat jika kita memulai mempelajari dan memahami hal yang disukai tersebut di jenjang S2.

3. Karir di bidang hiburan. Ya, setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang S2, saya akan memulai karir di bidang hiburan. Saya akan memulai dari bawah dan akan memulai dengan bekerja untuk orang dan digaji oleh orang. Peduli setan dengan idealisme di awal karir.

4. Bermusik sebagai kerja sampingan yang sedikit serius. Mengapa sedikit serius? Karena apabila proyek ini berhasil, bukan tidak mungkin jika saya akan serius berkonsentrasi di bidang musik dan berhenti digaji oleh orang lain. Musik yang akan saya jalani adalah musik yang berada di garis tengah antara idealisme dan komersialisme.

5. Menghancurkan gitar di akhir sebuah konser band saya sendiri. Ya, seperti Pete Townshend, Jeff Beck, Mick Jones, dan Kurt Cobain di dekade-dekade sebelumnya.

tkaaposter1

6. Memulai bisnis sendiri. Bisinis yang saya maksud di sini adalah bisnis hiburan tentunya, yang bergerak di berbagai macam bidang. Musik? Ada. Film? Ada. Televisi? Ada. Majalah? Ada. Radio? Tidak ada.

7. Melakukan sebuah “trip” bersama sekelompok teman di Joshua Tree yang terletak di Nevada. Hal ini ingin sekali saya lakukan karena saya baru saja menonton sebuah episode dari Entourage yang memperlihatkan kejadian ini. Mereka menikmati pemandangan Joshua Tree tersebut dengan menkonsumsi sebuah makanan yang membuat mereka berimajinasi sembari menikmati pemandangan Joshua Tree yang sangat indah. Tempat ini pun sampai dijadikan judul album oleh sebuah grup band sekaliber U2.

8. Menikah dan memiliki dua anak (pria dan wanita) dengan seseorang yang memiliki kegemaran yang sama. Mengutip kalimat dari sebuah film, sepasang kekasih bisa dikatakan jodoh jika mereka memiliki suatu kegemaran yang sama di suatu hal yang tak biasa. Saya sangat setuju dengan kalimat itu.

9. Menikmati pertandingan sepak bola secara langsung di Old Trafford. Di tulisan saya yang sebelum-sebelumnya saya sudah menjelaskan bahwa saya sangat menyukai Manchester United, dan saya sangat ingin melihat mereka bertanding secara langsung di kandangnya sendiri.

10. Keliling dunia. London, New York, Paris, Abu Dhabi, Hong Kong, Pyong Yang, Johannesburg, Roma, Lisbon, Amsterdam, Athena, Jayapura, dan berbagai macam kota lain di dunia amat sangat ingin saya kunjungi.

11. Mengunjungi kemegahan Tuhan di Mekkah. Sekarang saya masih berpikir bahwa ini adalah sebuah formalitas, tapi semoga saja saya akan menjadikan itu kewajiban di masa depan. Amin.

12. Membiayai orang tua untuk melakukan ibadah haji. Tidak jauh beda dengan angan yang sebelumnya. Perbedaan terdapat di tujuan dan jumlah manusia yang pergi ke lokasi. Perbedaan tujuan adalah berterima kasih atas segala yang telah dilakukan oleh orang tua. Jumlah manusia ditambah dengan orang tua tersebut. Amin.

13. Hidup tenang. Pada masa tua, pensiun akan dirasakan. Di masa pensiun ini saya ingin sekali untuk hidup tenang tanpa beban dengan istri, anak-anak, dan cucu-cucu.

14. Mati berdiri. Ya, mati berdiri. Mengapa? Saya juga tidak tau mengapa. Mungkin karena saya ingin kematian saya terasa sangat megah dan unik di saat yang bersamaan.

15. Masuk surga. Siapa yang tidak ingin?

Written by Reno Nismara

October 22, 2008 at 6:36 pm

15 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. hahaha..
    emang ber angan angan tuh paling enak no…
    yang ga enaknya tuh mewujudkannya no..
    hahaha…

    rambutkeriting

    October 23, 2008 at 5:26 pm

  2. well planned no, hahaha

    gilangshanahan

    October 25, 2008 at 4:06 am

  3. if its true that hope is human’s fuel like gasoline is an engine’s fuel than i envy you man, for being able to state your future..

    shadowsinthewall

    October 26, 2008 at 10:15 am

  4. stabilo kata2 if, fi. jgn cpt envy. bijak bet ya gw

    indomiejunkie

    October 26, 2008 at 1:40 pm

  5. ga ngerti gua.klo ga ngerti ga usah ngasal dah

    shadowsinthewall

    October 29, 2008 at 6:34 am

  6. bagus2, bisnis di dunia hiburan memang yay! bgt sev😉.. anyways kumau ikut nomer 6 nyaaaa..

    ninanaiguana

    October 29, 2008 at 1:53 pm

  7. hebat no ini, matang nih yah. salut salut, hehe

    Davin

    October 31, 2008 at 4:30 pm

  8. s2 entertainment business..berbisnis di bidang entertain..nampaknya kita memiliki angan2 yg sama bung reno..

    ahaha
    sukses selalu!!

    muhamaddiandra

    November 1, 2008 at 6:07 am

  9. terimakasi terimakasi. hehe. smoga trcapaiiii!

    indomiejunkie

    November 1, 2008 at 11:25 am

  10. prefiero morir de pie que vivir siempre arrodillado,
    it’s better to die on your feet than to live on your knees haha

    ogam

    November 7, 2008 at 2:10 pm

  11. hmm mati berdiri no? nggak ah noo kalo urusan mati yang wajar-wajar aja siii noo, lagian is there any possibility for u to do that?

    fia

    November 12, 2008 at 2:09 pm

  12. noo, pasangan dengan kegemaran sama gk menjamin kebahagiaan noo, kalo angan-angan gue pokonya pasangan yang bisa bikin kita berbahagia selalu untuk selamanya heheee

    fia

    November 12, 2008 at 2:12 pm

  13. mauu, mauu keliling dunia, kalo ada yang gk mau, apa kata duniaaaa *apasii gue

    fia

    November 12, 2008 at 2:17 pm

  14. is there any possibility for u to die normally? of course. is there any possibility for u to die standing? of course. there’s a possibility for everything

    indomiejunkie

    November 12, 2008 at 6:28 pm

  15. iya,siapa tau suatu saat reno lagi jalan2 tau2 ada palang jatoh secara vertikal dan menancap kepalanya nembus sampe nancap juga ke tanah.mati berdiri deh jadinya..kurang megahnya doang si

    shadowsinthewall

    November 16, 2008 at 1:07 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: